Pelajaran dari si Kecil

January 14th, 2009 by yoslesmana

Gimana cara mengingat-ingat waktu kecil kita yach?

Mungkin cara yang termudah adalah dengan melihat pengalaman kita dalam menghadapi anak-anak kita sekarang.

sebagai contoh dalam menghadapi anak sakit:

Kalo anak kita sakit, maka kita tetap akan membawa anak kita ke dokter walaupun hari telah larut.

Kalo dokter menyarankan anak kita harus diopname untuk perawatan yang lebih intensif dan lebih baik, maka kita akan langsung menyetujui.

Kalo pembayaran rumah sakit besar sekali, maka kita akan berusaha mencari pinjaman ke sana-sini untuk menutupinya.

Berarti orang tua kita akan melakukan hal yang sama bila kita sakit.

Berarti Kita harus memperlakukan hal yang sama bila orang tua kita sakit.

Berarti Kita tidak boleh menunda keberangkatan ke dokter atau rumah sakit

Berarti Kita tidak boleh menyediakan pelayanan kesehatan yang seadanya.

Berarti Kita tidak boleh berhitung dalam biaya pengobatannya.

Sudah begitukah kita ?????

you’ve got a friend

February 4th, 2008 by yoslesmana

">got a friend

That What Friends Are for

February 4th, 2008 by yoslesmana

">That WFF

Niat Haji - Kun Fa Yakun

November 29th, 2007 by yoslesmana

suatu saat di musim haji

"…astaghfirullah al azhim…astaghfirullah al azhim" dengan penekanan pada akhir istighfarku, aku buka kedua mataku, segera kusadari sekitar ku telah jauh lebih tenang bila dibandingkan saat awal kami membentangkan tikar tadi.

Wilayah di sekitar tempat duduk kami, yang semula menjadi tempat lalu lalang orang menuju Jamarat (tempat melempar jumrah) telah dikelilingi oleh jamah haji dari negara lain, di sebelah barat di tempati oleh rombongan dari Lebanon, di utara kami ditempati oleh rombongan dari Turki, kedua rombongan ini dikawal oleh pemuda-pemuda yang berbadan besar. Kelompok inilah yang diberikan Tuhan untuk melindungi kami. "alhamdulillah, Allah mengabulkan istighfar panjang-ku" pujiku dalam hati.

Saat ini kami sedang menjalankan hari ke dua mabid di Mina. Buat kami, haji lokal, tidak ada tenda yang disiapkan, kami berebutan mencari tempat dengan jemaah haji lainnya, kami hanya beralaskan tikar, beratapkan langit.

Disebelah timur dan selatan kami ditempati oleh Rombongan haji ONH dari Indonesia. Kutahu itu dari atribut yang mereka gunakan. "Pak, asal dari mana?" tanya temanku pada salah satu Jamaah ONH. "Dari Medan pak, bapak dari mana?" balasnya. "Kami dari Jeddah, kami TKI di sini" jawab temanku. bapak itu manggut-manggut sambil memegang janggutnya. "Kalo ONH, khan ada tendanya Pak?" tanya temanku lagi."Wah, tenda kami ada di Mina jadid (baru). Kami takut daerah tersebut sudah tidak termasuk areal mabid, jadi kami ikut gelar tikar di sini" jawab bapak sambil tersenyum.

Betul! salah satu syarat mabid di Mina itu adalah berada di daerah ‘Haram’ (Mina) selama dua pertiga malam. Akhir-akhir ini pemerintah Saudi membuka Mina jadid untuk menampung jamaah yang semakin membludak. Kalau sah atau tidaknya mabid di mina jadid, masih banyak diperdebatkan.

"Mas sudah Jumrah?" Tanya Bambang memecah lamunanku, kujawab dengan gelengan. "Nanti saja, kayaknya masih cukup rame di Jamarat" kataku sambil menunjuk dengan dagu ke arah Jamarat yang tampak dari kejauhan.

"Habis mabid ini, acara kita apa lagi,Mas?" tanya Bambang lagi. "kita khan mau nafar awal, jadi abis mabid dan jumrah malam ini, kita akan jumrah lagi besok siang. Setelah itu kita harus meninggal kan daerah haram Mina ini sebelum waktu Maghrib" Jawabku. Dari pandangannya kutahu, Bambang masih menunggu lanjutan penjelasan ku. "setelah itu kita akan melakukan Tawaf wada sebagai perpisahaan. terus kita meniggalkan Mekkah menuju Jeddah.Selesai deh rangkaian ibadah haji kita" Lanjutku sambil menepuk pundak Bambang."Insya Allah" jawab Bambang. Kulihat tatapan Bambang menerawang jauh, tak lama tersungging senyuman di bibirnya.

Dengan penasaran aku bertanya "Kenapa seyum-senyum, mbang?" sambil memegang kepalanya Bambang menjawab "eh… anu .. Mas, Alhamdulillah akhirnya Haji saya kesampaian, Mas" kusambut dengan berkata "insya Allah".

"Ya, Mas. Kalo dipikir-pikir, kayaknya nggak mungkin saya bisa naik Haji." ucap Bambang dengan semangat. "Musim haji tahun lalu, waktu Kakak Ipar saya pulang dari haji. Di dalam hati saya bilang, tahun depan giliran saya yang naik haji".kata Bambang. "trus?" tanyaku penasaran. "Beberapa hari kemudian saya berfikir, mustahil, gimana caranya naik haji yach?, sedangkan penghasilan saya aja pas-pasan. Apalagi mau nabung buat naik haji  yang 30 jutaan" ujarnya lagi. Aku hanya bisa nyengir saat itu.

Kemudian bambang melanjutkan lagi, "eh, sekitar enam bulan kemudian saya dipanggil temen saya untuk tes di perusahaan ini. Awalnya sih untuk perusahaan di Jakarta, kemudian orang HR nya hubungi saya,.." "siapa?, Pak Hari?" tanyaku."Ya, Pak Hari, dia bilang Saya mau di prospek buat Anak Perusahaan di Saudi, karena keahlian saya diperlukan untuk proyek di Sana. Saat itu saya sih cuman bisa nyengir. Trus Pak Hari suruh saya mendiskusikan dengan keluarga. Akhirnya jadi deh saya jalan ke Jeddah, dan alhamdulillah bisa naik Haji tahun ini,"tukas Bambang. "Alhamdulillah ya!, Tuhan mau nunjukin ke kamu, bahwa nggak ada yang nggak-mungkin dalam kamus Tuhan" kataku. "Ya, bener Mas. Kun fa yakun". Jawab Bambang.

Sedang saya merenungkan betapa besarnya kuasa Tuhan, tak ada yang tak mungkin ‘ditangan’-Nya, datanglah sekelompok teman yang baru pulang dari melempar jumrah seraya berkata "Alhamdulillah, nggak terlalu penuh. Tapi jalannya harus muter, banyak yang mabid ditengah jalan". Mendengar informasi tadi, Bambang menarik lenganku sambil berkata, "yuk! kita jumrah sekarang". "Yuk! udah agak malam nih" jawabku sambil melirik Arloji yang menunjukan pukul 20:30. Segera kami berdua menerobos kerumunan. Fikiran ku larut dalam meluruskan niat untuk melaksanakan satu lagi wajib-haji.

*Kun fa yakun, lahaula wala kuwata ila billah*

Arti dari sebuah nama

November 15th, 2007 by yoslesmana

Malam itu saya sedang membolak-balik buku yang memuat ‘nama-nama’, maklum kami sedang mencari nama untuk anak ketiga kami. Tell the truth, pusing juga mencari nama untuk anak.

Saya terus membolak-balik sambil sesekali meminta persetujuan, ‘kalo ini? kalo itu?’ sambil menjelaskan arti dari nama yang saya sebutkan. Semuanya selalu dijawab dengan gelengan, atau kata ‘jangan itu ah’. "Pokoknya jangan diakhiri dengan vokal ‘i’ " kata Mama, "biasanya, jadi bandel" lanjutnya. Aku sih cuman nyengir, "apa iya???" bisik ku dalam hati. "Contohnya A***i, A***i ", lanjut Mama seolah mendengar bisikan dalam hati ku ;)).

"Kalo nama Ku artinya apa pa?" tanya si sulung penasaran, si sulung yang sejak tadi ikut mendengarkan sambil membolak balik majalah yang dibeli sore tadi. Saya menutup buku sambil berkata "kalo Tiara artinya mahkota. Jadi Tiara Putri adalah Mahkota dari putri-putri. Papa berdoa semoga Tiara menjadi pemimpin putri-putri, kaum perempuan, atau jadi putri yang dihormati". "Amin" sambung istriku.

"kalo nindya artinya apa pa?" Tanya si Adek yang juga jadi ikutan penasaran. "Anindya itu artinya sempurna" ujarku. "Pratista itu tegar, kuat pendiriannya, atau istiqoma" lanjutku. "Jadi Anindya Putri Pratista adalah Putri sempurna yang tegar, atau istiqomah" simpulku. "semuanya bahasa sansekerta. Bahasa orang-orang dulu. Nama papa juga bahasa sansekerta". "Lesmana" tegasku.

"Kalo nama kakak, Bahasa Apa?" ujar si Adek. "Kalo Tiara, bahasa international, bahasa inggris, bahasa indonesia, juga bahasa latin" jawabku sok tahu.

"Kalo Yos Lesmana artinya apa pa?" tanya si sulung. "Yos itu biasanya singkatan dari yosef, atau yusuf. Sedang Lesmana itu nama tokoh dalam wayang" jawabku. "Jadi artinya apa pa?" tanya si Adek penuh penasaran. "Nggak tahu, Opa yang kasih nama, mungkin karena papa ganteng kayak nabi Yusuf" jawabku. "betul kan, ma?" lanjutku minta penegasan, yang disambut dengan koor trio angel ku dengan ‘u-dowo’ alias "uuuuuuuuuu". Kami pun tertawa.

"Nggak tahu, kata Oma, dulu ada tetangga yang namanya Yos, Jadi Opa kasih nama papa seperti nama tetangga itu" ujarku berusaha menjelaskan. Mereka masih terdiam menunggu penjelasan lebih lanjut dariku. "Wah udah malem nih, Papa terusin cari namanya besok aja deh" kataku mengingatkan bahwa sekarang adalah waktunya tidur.

Kedua angelku segera lari ke kamar mereka. Seakan mereka lupa akan pertanyaan mereka yang belum ku jawab tuntas. Secara berbarengan mereka mengucapkan "selamat bobok mama, selamat bobok papa". Lucunya kami pun berbarengan menjawab "Selamat bobok sayang". "jangan lupa baca doa!" lanjut istriku.

Saat aku membenahi buku-buku tadi, pikiran ku melayang dan menimbulkan senyum lebar dibibirku. Segera istriku menyambut, "kenapa, papa kok senyum-senyum sendiri?". "nggak, kepikiran aja. Apa yang akan dijawab sama saudaranya Papa, yang namanya No**r, Ni**on,Gi**l, kalau ditanya apa arti nama mereka oleh anak-anaknya" Jawabku sambil tersenyum.

"Nama buat anak kita nanti, tiga kata, atau dua kata, ma?" tanyaku. "lihat aja nanti". jawabnya asal.

"Anak sekarang namanya panjang-panjang. Tapi panggilannya cuman ‘uu’ atau ‘ii’ khan nggak jadi doa lagi",ujarku yang disetujui istriku dengan senyumannya.

Kemudian kami berdua masuk ke kamar kami sambil menutup pintu, agar adegan yang terjadi selanjutnya menjadi rahasia kami. kam* **** *** [censored).

Obrolan sebelum khotbah

October 30th, 2007 by yoslesmana

“Gile saldo-nya banyak amat” komentar orang disebelahku, setelah mendengar pengumuman laporan kas masjid di daerah Kuningan, Jakarta.

“Kalo buat beli ojek bisa dapet dua, tuh” katanya sambil manggut-manggut.

“Kalo buat beli ojek, ntar kagak ada buat biaya ngurus mesjidnya” sanggah saya sok tahu.

“Lah, khan penerimaan mingguannya cukup buat ngurusin masjid” jawabnya agak meninggi, sehingga membuat orang yang duduk di depan menoleh ke arah kami. “Pengurusnya aja yang nggak mau susah” lanjutnya dengan berbisik. “Kalo buat beli ojek, minimal dua keluarga terbantu” ujarnya sambil menghela nafas. “Selain itu dapet setoran ojeknya lagi” katanya sambil geleng-geleng kepala.

Dalam hati saya membenarkan komentarnya. Kenapa pengurus masjidnya membiarkan uang kas masjid tidak berputar. “Udah gitu taroknya di Bank yang riba lagi yach” jawab saya sekenanya. “nah! itu lagi” jawabnya.

Sedang kami terdiam, terdengar Khatib mengucapkan salam sebagai tanda khutbah akan dimulai. Kami pun berdua sambil tersenyum, menempelkan jari telunjuk sebagai isyarat agar berdiam diri pada saat khatib sedang berkhutbah.

Sejenak kemudian, kami berdua pun larut dalam kantuk, sambil berusaha mendengarkan petuah sang khatib.

Lullaby - Nina bobo

October 9th, 2007 by yoslesmana

Dari gue kecil,masih juga sampe sekarang, ibu-ibu kalo nidurin anaknya hampir pasti mendendangkan lagu ‘nina bobo’-karangan siapa yach?

kalimat terakhirnya

                              ‘kalau tidak bobo di gigit nyamuk’

Kalo diteliti sekilas aja, lagu ini serem banget, kenape?

Ibu mana yang mau anaknya digigit nyamuk. Orang sekarang bela-belain beli Bay***, obat nyamuk bakar, atau kelambu untuk menghindari nyamuk.

Ironisnya malah diharapin/didoain biar digigit nyamuk, kalo nggak bobo.

***

Trus penting nggak sih memilih lagu nina bobo atau lullaby.

Berdasarkan elmu nya hipnoterapi.

Pada saat setengah sadar (lihat!! inilah kondisi yang terjadi pada saat kita me-nina bobok-an sang anak) gelombang otak bekisar antara 4-8 Hz.

Pada kondisi inilah biasanya hipnotis atau hipnoterapi memberikan perintah ke alam bawah sadar.

untuk mempengaruhi alam bawah sadar hipnoterapis memasukan gambaran-gambaran baru, yang telah disusun sedemikian rupa, ke alam bawah sadar pasien. Sehingga diharapkan pasien mendapatkan gambaran baru terhadap sesuatu hal.

penjelasan lebih lanjut

Ajaibnya alam bawah sadar ini mempunyai kemapuan yang lebih besar (sekitar 7:1) dan manusia lebih banyak dipengaruhi oleh alam bawah sadarnya dalam mengambil keputusan. Sehingga dengan merubah pikiran bawah sadarnya, pasien akan mendapatkan gambaran baru terhadap sesuatu hal.

contoh dari sini

Buktinya: Pada saat Anda berjalan, 100 meter ada seekor ular

Bagaimana reaksi Anda? Umumnya takut, lari, menghindar.

Karena ular tergambar dipikiran Anda sebagai binatang yang berbahaya, yang punya bisa mematikan. Sesuatu yang harus dihindari.

Bagaimana bila kenyataan yang sama terjadi pada pawang ular.

Ketika 100 meter di depannya ada ular, maka dia bisa saja malah mendekat. Kemudian mengambil ular itu.
Ular tergambar dipikiran seorang pawang tentu saja mahluk yang bisa dikendalikan dengan mudah!

[penulis > mungkin difikiran si pawang – fulus-fulus-fulus ;))]

Kalo dilihat dari keterangan di atas, maka milih cara me-nina bobok-an sangatlah vital bagi pertumbuhan si Anak. Makanya dari sekarang cari ide cara membuai agar menjadi bermanfaat.

By the way, ilmu ini bukan hanya untuk anak kecil lho. Bisa juga digunakan waktu membuai yang sudah besar-besar.

Sekedar sumbang saran, lullaby yang saya nyanyikan ke anak-anak saya adalah dzikir, shalawat kepada kanjeng nabi, lagu-lagu nasyid, lagu ‘dengan menyebut nama Allah’ –nya novia kolopaking dan pernah dinyanyikan Shanty. (hasilnya mudah-mudahan baik).

Jadi sekarang terserah mau nyanyi lagu ‘baa baa black sheep’-boleh, lagu “gundul-gundul pacul’-boleh, semua terserah anda, karena anak kita itu ibarat kertas putih, tinggal kita mau menuliskan apa.

Kutipan

HIPNOTERAPI

Cara kerja otak dipengaruhi oleh kondisi otak yang disebut fase Beta, Alfa, Theta, dan Delta.

Pada kondisi Beta, gelombang otak adalah 12-25Hz. Ini adalah kondisi konsentrasi yang muncul ketika seseorang sedang mengerjakan sesuatu yang sulit dan perlu berpikir keras. Pada saat ini otak hanya mempunyai kemampuan fokus tunggal. Kondisi beta cocok untuk tujuan menyelesaikan suatu pekerjaan secara serius, seperti mengerjakan soal, ngebut, mengerjakan tugas kritis dan serius. Musik yang riang dan cepat dapat membantu mencapai kondisi otak ini.

Kondisi Alfa mempunyai gelombang otak dengan frekuensi 8-12Hz. Kondisi tenang ini memungkinkan otak untuk multifokus, memperhatikan beberapa hal sekaligus. Kondisi Alfa sangat tepat untuk belajar yang bersifat menyerap, memahami, menghafalkan pengetahuan, karena pada kondisi ini otak menjadi siap belajar. Musik yang sedang dan ringan dapat membantu tercapainya kondisi Alfa.

Gelombang otak Theta adalah 4-8Hz, yang merupakan keadaan setengah sadar. Pada kondisi ini ide kreatif banyak muncul karena peran otak bawah sadar menjadi lebih dominan. Kabarnya, otak bawah sadar mempunyai kemampuan lebih besar 7:1 dibanding otak sadar. Itulah mengapa seringkali penyelesaian masalah muncul saat hampir tidur atau saat bangun tidur. Kondisi Theta juga merupakan kondisi untuk mengakses alam bawah sadar. Hipnotis dan hipnoterapi menggunakan kondisi ini untuk memberikan perintah-perintah ke alam bawah sadar pasien, misalnya perintah untuk merasakan bahwa rokok itu sangat memualkan pada terapi terhadap pecandu rokok. Dengan perintah-perintah yang telah disusun sedemikian rupa, seorang hipnoterapi memandu pasien untuk memasukkan gambaran-gambaran baru ke dalam alam bawah sadar. Karena alam bawah sadar tidak mampu membedakan gambaran imajinasi terhadap kondisi nyata, maka gambaran imajinasi tersebut akan ditangkap sebagai kondisi nyata. Ketika kemudian pasien telah sadar sepenuhnya (kondisi Beta dan Alfa) maka alam bawah sadar telah mempunyai gambaran lain terhadap kondisi nyata, misalnya terhadap rokok yang semula dipandang nikmat tiba-tiba dipandang memualkan.

Seorang rekan saya bereksperimen dengan hipnoterapi terhadap anaknya yang masih SD. Ketika sang anak sedang dibuai untuk tidur maka dia menyampaikan pesan-pesan baru ke alam bawah sadar anaknya dengan mengatakan bahwa sang anak adalah anak yang rajin, pintar, baik hati, selalu bisa dalam belajar, dan hal-hal baik lainnya. Sekitar dua minggu kemudian mendadak prestasi belajar anaknya meningkat drastis. Rekan saya pun terkejut dengan hasil yang tidak disangkanya tersebut.

Semacam dengan hal tersebut adalah efek dongeng sebelum tidur bagi anak. Dongeng-dongeng dengan pesan moral biasanya sangat membekas dalam ingatan anak bahkan hingga dewasa. Karena itu sangat penting untuk menyempatkan diri mendongeng kepada anak dengan pilihan dongeng-dongeng yang bermoral baik, karena secara langsung dongeng tersebut akan masuk ke dalam alam bawah sadar anak. Sebaliknya sangatlah buruk memberi pengantar tidur dengan memarahi anak, memberi tontonan seram, dan perlakuan kasar, karena hal itu akan membekas saat anak hampir tidur.

Yang juga menarik dilakukan adalah self hipnoterapi, yaitu dengan menyatakan kalimat-kalimat positif kepada diri sendiri. Salah satu cara adalah dengan tiduran, atau duduk rileks memejamkan mata, kemudian menenangkan diri tidur-tiduran, lalu menyatakan kalimat positif , “Khairul -ganti nama Anda-, kamu bisa, kamu baik, kamu sukses…” Sambil menepuk dada atas kiri, bahu belakang kanan, atau paha kanan. Mengapa di daerah itu? Itu adalah daerah yang hanya orang terdekat yang menyentuhnya, seperti ibu, sahabat, dan keluarga. Pada saat daerah tersebut disentuh maka alam bawah sadar akan mengatakan ‘ini pesan dari orang yang dekat denganku’ dan dia menjadi terbuka untuk menerima pesan tersebut. Dengan demikian apapun yang disampaikan tadi menjadi bagian alam bawah sadar dan diingat olehnya.

Fase Delta dengan gelombang 0,5 - 4Hz adalah fase tidur. Kita butuh istirahat juga bukan?

Lagu-lagu yang ngangenin

October 5th, 2007 by yoslesmana

Salah satu hobby gue itu nyanyi. kalo ada life music, pasti gue gatel mau nyanyi ;)) (my wife know it well).

Istri gue tau, jelek-jelek gini gue sering manggung pada acara tujuhbelas-an. Pernah pas acara family gathering, dan ada life music, dia bilang ‘udah kalo mau nyanyi balik aja lagi’ ;)) (secara udah balik ke kamar duluan)

Pengalaman pertama manggung acara tujuh belasan, membawakan lagu honky tonk woman-nya rolling stones, always somewhere-nya scorpion. abis itu gue jadi kecanduan ama life music. Saat manggung perdana ini nervous, tapi karena manggungnya malem so wajah penonton nggak keliatan, jadi enjoy aja.

Waktu kerja di perusahaan tambang, beberapa kali bikin acara life music, jadi hobby lama berlanjut-lah. Tapi agak boring juga karena musisi nya nggak banyak tau lagu bule, padahal gue taunya lagu si bule. Jadi kalo ada acara nyanyi-nya lagu itu-itu aja. Lagu yang sering gue bawain di acara itu cotton field-nya CCCR, Under the boardwalk-nya rolling stone (dia bisa karena musik-nya mirip lagu dandoet -merah delima-), dan beberapa lagu yang gue nggak favorit :(

selain lagu-lagu yang disebutkan di atas, gue seneng lagu-lagu berikut: just the way you are-nya billy joel, you got a friend-versi country, I will-nya beatles, Greatest love of all-nya whitney houston, That what friends are for-nya penyanyi beregu, More Than Words-nya extreme, beberapa lagu-lagunya Queen, lagunya beatles (sebagian bikin memory), Lagu-lagunya Rolling stone, Lagu-lagunya metalica, dan lagu-lagunya Guns n Roses.

Itu dulu, kalo sekarang kangen mau nyanyi lagu-lagu itu paling dilakukan hanya di kamar mandi. Di luar kamar mandi seringnya menyanyikan lullaby (lagu nina bobok) pas nidurin anak, atau nembang yang lain.

I took the good time, I’ll take the bad time….

I love you just the way you are (kata Billy Joel)

Renungan

September 7th, 2007 by yoslesmana

Lagi blogwalking, ketemu situs nya MEmagz. Ada cerita Indro Warkop yang patut disimak.

wawancara wartawan dengan Indro :

· Kalau boleh tahu, alasan apa yang membuat Anda akhirnya sadar, dan memilih kembali ke keluarga?

Saat itu memang ada pergolakan yang kuat di batin saya. Di satu sisi, saya takut kehilangan keluarga, tapi di sisi lain saya sangat mencintai wanita lain. Saat itu kalau enggak kuat-kuat mental saya mungkin bisa jadi gila. Tapi di tengah pergolakan itu, saya akhirnya ingat anak-anak saya. Saya malu karena ternyata saya sudah tidak bersikap fair kepada mereka. Saya egois dan hanya memikirkan diri saya sendiri. Perlahan-lahan kesadaran untuk kembali kepada keluarga pun akhirnya muncul. Karena sebagai kepala keluarga, saya punya tanggung jawab untuk menjaga keutuhan rumah tangga saya.

Untuk penjelasannya silahkan dibahas oleh hati sendiri

kalo mau lihat cerita lengkapnya lihat di sini

Marhaban ya Ramadhan

September 5th, 2007 by yoslesmana

Alhamdulillah wa syukurillah,

Ya Allah sampaikanlah umur kami menyelesaikan Ramadahan ini (1428H).

Berikanlah kami kekuatan untuk berpuasa di bulan ramadhan

Kuatkanlah iman kami sehingga kami dapat mengisi ramadhan ini dengan ibadah.

Hal yang perlu di ingat

  • Jangan lupa niat
  • Berpuasa dalam keadaan junub tidak mengapa, Jadi kalo mimpi basah(wet dream) setelah waktu subuh, puasanya tidak batal
  • waktunya berpuasa adalah mulai dari Subuh sampai dengan Maghrib. Jadwal Imsyak
  • Jangan mencuri start saat berbuka. Dulu ada temen yang ngusulin, Ngabuburit (menunggu buka puasa) nonton TV, sambil makan kacang. Boleh juga nih

Akhir kata, selamat menunaikan ibadah puasa, mohon maaf lahir & Bathin