Luruskan Shaf lagi

Menyambung tulisan terdahulu mengenai Luruskan Shaf . Pagi ini saya mendapat analogi yang cukup menggelikan.

Pada setiap naik angkot, pasti si Supir dengan sigap memerintahkan para penumpang agar merapatkan duduknya. Istilahnya "6 - 4" barisan kiri diisi 6 orang, dan barisan kanan diisi 4 orang. tujuannya adalah agar setorannya menjadi maksimal.

Sedangkan imam pada saat akan memimpin Shalat, Dia tidak pernah perduli kondisi di belakangnya, apatah barisannya sudah sempurna atau belum. Pokok nya si Imam langsung tancap gas. ;))

Coba bisa dibayangkan kalo si Imam melakukan hal tersebut dalam mengemudikan angkot. maka

1. Setorannya tidak maksimal,

2. mungkin penumpangnya pada berantakan semua

Leave a Reply